Way To Freedom…

Icon

read, digest, think, and write..

Paguyuban Kontrol Otomatik Indonesia

 

feedback

Setelah sukses dengan debutnya, Paguyuban Kadal Ngesot, Bang HBS kembali meluncurkan Paguyuban Kontrol Otomatik Indonesia. Maaf kalo anda tidak mempunyai account facebook. Mbok ya bikin to, gratis.. Dari situlah muncul ide tulisan ini. Saya akan bercerita sedikit tentang otomatik kontrol.

Apa sih kontrol otomatik itu?

Berbicara tentang kontrol otomatik merupakan salah satu bidang yang bisa dibilang berkembang pesat dewasa ini. Dimulai dari tahun 1927 oleh H.S Black tentang prinsip feedback negative. Kemudian dipacu oleh perang dunia pertama, kedua, dan situasi perang dingin yang membuat kontrol otomatik menjadi berkembang menjadi satu bidang tersendiri. Adalah Norbert Wiener yang pertama kali mempopulerkan istilah Cybernetic, istilah lain dari Kontrol Otomatik. Pada perang dunia pertama Wiener mendesain filter wiener untuk membuat mesin penembak otomatis. Kemudian akhir tahun 1960-an, ilmuwan lulusan MIT Rudolf Kalman yang menemukan algoritma adaptif filter yang kemudian dinamakan dengan Kalman Filter. Aplikasi dari Kalman Filter sangat luar biasa, digunakan dalam trajectory estimation pesawat ulang-alik ruang angkasa saat ini. Kalman banyak memberikan kontribusi fundamental dalam bidang Kontrol Otomatik. Salah satunya yang menjadi terobosan dalam teori kontrol modern adalah pendekatan state space, mengganti konsep pemodelan yang sebelumnya memodelkan sistem berdasarkan input-output.

Sementara itu di Rusia, yang pada tahun 1940-1960an masih bernama USSR, perkembangan bidang ilmu dynamical system amatlah pesat. Kita tahu disana tempat ahli-ahlinya matematika. Dynamical System adalah salah satu anak cabang dalam Matematika yang mempelajari fenomena-fenomena dalam suatu sistem. Mulai dari teori chaos, kestabilan, bifurkasi, dan lainnya. Teori kestabilan Lyapunov adalah teori kestabilan system yang amat fundamental. Hasil riset dari ilmuwan rusia Aleksandr Lyapunov tahun 1880-an yang ketika itu dia sendiri tidak tahu tentang apa kegunaan dari teori yang dia buat. Sampai hari ini pun, teori tersebut adalah hal yang sangat fundamental dari bidang kontrol otomatik.

Contoh sistem-sistem Kontrol Otomatik.

Lift merupakan salah satu control dimana Kontrol Otomatik diterapkan. Bagaimana kita menekan tombol lantai yang kita inginkan dan kemudian mesin pengendali membawa kita lantai yang kita inginkan tersebut. Pada prinsipnya kontrol otomatik adalah pengaturan bagaimana kita mencapai state atau keadaan yang kita inginkan. Contoh lain ketika anda mengemudi mobil. Mata anda adalah sensor yang memberikan feedback/umpan balik sedemikian sehingga tangan anda yang memegang setir membuat mobil yang anda kendarai berada dalam lintasan/path yang anda inginkan.

Banyak sekali sistem-sistem yang menggunakan prinsip kontrol otomatik ini. Dalam dunia manufaktur, produksi barang-barang mungkin tidak asing lagi istilah PLC (Programmable Logic Controller) atau SCADA (Supervisory Control Data and Acquisition). Kedua benda ini tidak lagi adalah pengendali atau kontroller. Tempat dimana algoritma kendali diterapkan. Bahkan dalam prediksi cuaca, bursa saham dan lainnya prinsip kontrol otomatik bisa diterapkan. Kalman Filter atau Observer bisa digunakan sebagai prediktor. Bisa dikatakan Kontrol Otomatik adalah bidang ilmu yang sangat generik.

Keilmuan yang berkaitan dengan Kontol Otomatik.

Pengenalan saya dengan Kontrol Otomatik ketika di bangku semester 4. Saat itu saya diwajibkan untuk masuk dalam sub jurusan yang ada di Teknik Elektro. Ada Teknik Tenaga (arus kuat/power engineering), telekomunikasi, elektronika, kendali, komputer, dan biomedika. Terus terang waktu itu saya lebih suka membaca textbook yang berisi rumus-rumus ketimbang textbook yang bercerita dengan kata-kata. Hehe.. Akhirnya saya memilih teknik kendali alias Kontrol Otomatik. Di tempat saya kuliah itu, kontrol otomatik cenderung menggunakan sistem-sistem seperti motor listrik. Bagaimana cara mengendalikan motor AC 3 fasa atau motor DC, dan lainnya. Hal itu berulang terus menerus setiap tahun. Padahal seperti yang saya sebutkan diatas Kontrol Otomatik itu adalah bidang yang generik. Prinsip-prinsipnya bisa diterapkan dimana saja.

OK kita lanjut dengan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Kontrol Otomatik. Pertama-tama ya.. dari kalkulus, aljabar linier, pengenalan tentang sistem. Ada sistem kontinu dengan transformasi Laplace dan persamaan differensial. Sistem diskrit dengan transformasi Z dan persamaan difference. Ini saya peroleh dalam kuliah Sinyal dan Sistem. Kemudian saya mendapat kuliah Sistem Kendali, pengenalan metoda-metoda pengendali klasik. Root locus, Bode Plot, Nicholas Chart, pengendali PID, ya seperti itu. Lebih advance lagi sebenarnya untuk menguasai sistem kendali kita mesti berangkat dari pemodelan sistem. Kita mengerti bagaimana arus dan tegangan listrik mengikuti Hukum Kirchoff. Kita tahu bagaimana benda-benda bergerak mengikuti Hukum Newton. Ini semua memberikan gambaran fisik tentang pemodelan sistem dari Hukum Fisika. Dari model inilah baru kita bisa mendesain sebuah sistem kendali, dengan sebelumnya menganalisa kestabilan sistem tersebut.

Mau tidak mau, harus memiliki background matematika yang mantap. Kalo boleh saya sebutkan perlu mengambil mata kuliah di Matematika seperti Real Analysis, Complex Analysis, dan Functional Analysis. Kuliah metoda optimisasi juga sangat diperlukan. Jadi jurusan-jurusan yang terlibat dalam kontrol otomatik ini adalah Teknik Elektro, Teknik Fisika, Teknik Mesin, Matematika. Di teknik industri dikenal istilah Otomasi. Ini tidak lagi adalah implementasi kontrol otomatik dalam dunia industri. Jika sistem yang dikontrol adalah proses-proses kimia dikenal dengan Kontrol Proses merupakan bidang dalam Teknik Kimia. Robotika juga merupakan salah satu cabang dari Kontrol Otomatik.

Tokoh Kontrol Otomatik Indonesia

Dua menteri dalam kabinet saat ini adalah tokoh Kontrol Otomotik. Kusmayanto Kadiman menristek dan M. Nuh menkominfo, keduanya adalah ilmuwan-ilmuwan yang mempunyai background dalam Kontrol Otomatik. Dalam kancah publikasi ilmiah international tidak jarang ditemukan nama-nama Indonesia. Misalnya jurnal IEEE Automatic Control yang sangat dihargai, kita bisa menemukan nama-nama Indonesia. Kebanyakan mereka alumni dari Systems and Control, University of Twente di Belanda. Ya bisa dibilang negara kecil, Belanda, merupakan tempat yang tepat untuk menempuh studi lanjut bidang kontrol otomatik. Mereka memiliki sebuah institut bernama Dutch Insitute of Systems and Control. Walaupun tidak menutup kemungkinan di negara-negara lain seperti Amerika, Jerman, Jepang. Bergantung bagian mana dari cabang ilmu kontrol otomatik yang anda gemari.

Filed under: Personal

One Response

  1. dimaspriyanto says:

    sangat membantu saya untuk terus memperdalam ilmu pengontrolam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: